(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Shaum/puasa yang kita laksanakan akan

Hikmah yang terkandung di bulan ramadhan juga terkabulnya
doa, dan permohonan hamba kepada Allah SWT. Dimana di
bulan yang penuh berkah ini Allah SWT memberi fasilitas, dan
keistimewaan bagi orangorang yang malaksanakan shaum,
yaitu dengan diterima dan dikabulkannya segala doa.
Telah kita ketahui bersama bahwa Doa adalah merupakan
Ibadah dan bentuk pengabdian kepada Allah SWT.
Semakin sering kita memohon dan meminta doa, Semakin
banyak pula Allah SWT’ memberi dan mengabulkan doa.
Berdoa boleh dilakukan kapan saja, dimana saja, akan tetapi
di bulan ramadhan adalah saat yang tepat (mustajab), karena
Allah SWT menyediakan saatsaat yang tepat dan cepat
terkabulnya doa kepada hambahamba yang memohon
segala harapannya kepada Allah SWT.
Allah SWT Berfirman: “Apabila hambaKu bertanya kepadamu
(Muhammad) tentang keberadaanKu, Maka jawabalah bahwa
Aku sangat dekat dan Aku Mengabulkan Doa orangorang
yang berdoa kepadaKu, maka hendaklah mereka itu
melaksanakan PerintahKu dan Beriman kepadaKu, agar
mereka selalu dalam kebenaran.” (Q.S. AlBaqarah: 186).
Ayat diatas mengandung makna yang terselip diantara ayat
yang menjelaskan tentang shaum, yang tidak lain
mengandung suatu maksud dan rahasia bahwa Allah SWT
memberikan keistimewaaan dan fasilitas bagi yang
melaksanakan shaum di bulan ramadhan.
Pada prinsipnya semua doa di dengar dan di kabulkan oleh
Allah SWT, hanya saja selama doa kita tidak mengandung
yang tercela terlebih mermuara pada dosa.
Dalam Hadits Qudsi Allah SWT Berfirman: “Aku bergantung
sesuai prasangka seorang hambaKu, ketika dia berdoa
,apabila dia bersangka baik kepadaKu maka Aku bersangka
baik kepadanya, apabila dia berperasangka buruk kepadaKu
maka Aku pun berperasangka buruk kepadanya.” (H.R
Bukhari).
Sebagai muslim yang punya kualitas keimanan yang tangguh
tentunya kita mengedapankan baik sangka kepada Allah SWT,
karena apapun dialaminya adalah senantiasa optimis penuh
sabar, ikhlas dan ridha apa yang terjadi pada dirinya. Dan
selalu berpijak dan yakin bahwa doa akan dikabulkan oleh
Allah
menanamkan perasaan melatih kesabaran, menumbuhkan
sikap disiplin, ikhlas, kasih sayang dan mencintai fakir miskin,
terhindar dari sifatsifat tercela seperti tamak dan rakus
terlebih menumbuhkan rasa percaya diri. Disamping itu juga
dengan shaum kesehatan kita akan stabil.
sikap disiplin, ikhlas, kasih sayang dan mencintai fakir miskin,
terhindar dari sifatsifat tercela seperti tamak dan rakus
terlebih menumbuhkan rasa percaya diri. Disamping itu juga
dengan shaum kesehatan kita akan stabil.

Hikmah yang terkandung di bulan ramadhan juga terkabulnya
doa, dan permohonan hamba kepada Allah SWT. Dimana di
bulan yang penuh berkah ini Allah SWT memberi fasilitas, dan
keistimewaan bagi orangorang yang malaksanakan shaum,
yaitu dengan diterima dan dikabulkannya segala doa.
Telah kita ketahui bersama bahwa Doa adalah merupakan
Ibadah dan bentuk pengabdian kepada Allah SWT.
Semakin sering kita memohon dan meminta doa, Semakin
banyak pula Allah SWT’ memberi dan mengabulkan doa.
Berdoa boleh dilakukan kapan saja, dimana saja, akan tetapi
di bulan ramadhan adalah saat yang tepat (mustajab), karena
Allah SWT menyediakan saatsaat yang tepat dan cepat
terkabulnya doa kepada hambahamba yang memohon
segala harapannya kepada Allah SWT.
Allah SWT Berfirman: “Apabila hambaKu bertanya kepadamu
(Muhammad) tentang keberadaanKu, Maka jawabalah bahwa
Aku sangat dekat dan Aku Mengabulkan Doa orangorang
yang berdoa kepadaKu, maka hendaklah mereka itu
melaksanakan PerintahKu dan Beriman kepadaKu, agar
mereka selalu dalam kebenaran.” (Q.S. AlBaqarah: 186).
Ayat diatas mengandung makna yang terselip diantara ayat
yang menjelaskan tentang shaum, yang tidak lain
mengandung suatu maksud dan rahasia bahwa Allah SWT
memberikan keistimewaaan dan fasilitas bagi yang
melaksanakan shaum di bulan ramadhan.
Pada prinsipnya semua doa di dengar dan di kabulkan oleh
Allah SWT, hanya saja selama doa kita tidak mengandung
yang tercela terlebih mermuara pada dosa.
Dalam Hadits Qudsi Allah SWT Berfirman: “Aku bergantung
sesuai prasangka seorang hambaKu, ketika dia berdoa
,apabila dia bersangka baik kepadaKu maka Aku bersangka
baik kepadanya, apabila dia berperasangka buruk kepadaKu
maka Aku pun berperasangka buruk kepadanya.” (H.R
Bukhari).
Sebagai muslim yang punya kualitas keimanan yang tangguh
tentunya kita mengedapankan baik sangka kepada Allah SWT,
karena apapun dialaminya adalah senantiasa optimis penuh
sabar, ikhlas dan ridha apa yang terjadi pada dirinya. Dan
selalu berpijak dan yakin bahwa doa akan dikabulkan oleh
Allah
SWT.
Hikmah yang terkandung di bulan ramadhan, karena juga
terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu
malam laitul qadar, yaitu Allah SWT melimpahkan pahala yang
berlipat ganda untuk setiap amal sholeh yang kita kerjakan
ketimbang dengan bulanbulan yang lain.
Disamping itu juga disediakan salah satu pintu masuk menuju
surga yang tidak dilalui oleh siapapun kecuali para ahli shaum.
Allah SWT Berfirman: “Sesungguhnya Kami menurunkan AlQuran
pada Lailatul Qadar. Apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul
Qadar itu lebih baik nilainya dari seribu bulan.” (QS AlQadar:
13).
Rasulullah SAW Bersabda: “Sesungguhnya di surga ada salah
satu pintu yang dinamakan Rayyan, masuk dari pintu tersebut
ahli shaum/puasa di hari kiamat, tidak ada yang masuk dari
pintu itu selain ahli shaum, lalu diserukan: “Manakah para ahli
shaum?, maka berdirilah para ahli shaum dan tak ada
seorangpun yang masuk dari pintu itu kecuali mereka yang
tergolong para ahli shaum, dan apabila mereka sudah masuk,
maka pintu surga tersebut segera tertutup, dan tak ada
satupun yang diperbolehkan masuk setelah mereka.” (H.R.
BukhariMuslim).
Makna dari ayat (Q.S AlQadar: 13) diatas adalah AlQuran
pertama kali turun kebumi pada malam laitul qadar tepatnya
17 ramdahan yang merupakan petunjuk bagi umat manusia,
menuntun dan mengantarkan untuk meraih kesempurnaan
dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat, pembeda mana yang
haq dan mana yang bathil, memberikan penjelasan tentang
mana yang halal dan mana yang haram, juga tentang
berbagai hukumhukum Allah SWT.
Dari sekian banyak hikmah yang terkandung di bulan
ramadhan ini, juga disebut bulan taubat penuh ampunan, Allah
SWT mengilhami manusia jalan yang baik dan buruk, tidak
jarang dalam perjalanan hidup seorang manusia terjatuh dan
tergelincir melakukan perbuatan dosa dan kemaksiatan, baik
yang berhubungan langsung dengan Allah SWT seperti
melalaikan sholat, enggan berzakat, demikian juga dosa yang
berhubungan langsung dengan sesama manusia.
Maka dari itu, di bulan yang penuh ampunan ini dengan tekad
kuat meninggalkan dosa dan kebiasaankebiasan buruk,
segera bertaubat secara benar dari segala dosa dan
kesalahan, khilaf yang pernah kita lakukan, Inilah
keistimewaan ramadhan diampuninya segala dosadosa kita
oleh Allah SWT.
Allah SWT Berfirman: “Dan bertaubatlah kamu sekalian
kepada Allah, hai orangorang yang beriman, supaya kamu
beruntung.” (Q.S. AnNur: 31).
Oleh karena itu, janganlah kita biarkan ramadhan tahun ini,
berlalu tanpa mengambil hikmah yang begitu besar dengan
meningkatkan segala amal sholeh kita
http://www.amalkan.com/
Hikmah yang terkandung di bulan ramadhan, karena juga
terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu
malam laitul qadar, yaitu Allah SWT melimpahkan pahala yang
berlipat ganda untuk setiap amal sholeh yang kita kerjakan
ketimbang dengan bulanbulan yang lain.
Disamping itu juga disediakan salah satu pintu masuk menuju
surga yang tidak dilalui oleh siapapun kecuali para ahli shaum.
Allah SWT Berfirman: “Sesungguhnya Kami menurunkan AlQuran
pada Lailatul Qadar. Apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul
Qadar itu lebih baik nilainya dari seribu bulan.” (QS AlQadar:
13).
Rasulullah SAW Bersabda: “Sesungguhnya di surga ada salah
satu pintu yang dinamakan Rayyan, masuk dari pintu tersebut
ahli shaum/puasa di hari kiamat, tidak ada yang masuk dari
pintu itu selain ahli shaum, lalu diserukan: “Manakah para ahli
shaum?, maka berdirilah para ahli shaum dan tak ada
seorangpun yang masuk dari pintu itu kecuali mereka yang
tergolong para ahli shaum, dan apabila mereka sudah masuk,
maka pintu surga tersebut segera tertutup, dan tak ada
satupun yang diperbolehkan masuk setelah mereka.” (H.R.
BukhariMuslim).
Makna dari ayat (Q.S AlQadar: 13) diatas adalah AlQuran
pertama kali turun kebumi pada malam laitul qadar tepatnya
17 ramdahan yang merupakan petunjuk bagi umat manusia,
menuntun dan mengantarkan untuk meraih kesempurnaan
dan kebahagiaan di dunia dan di akhirat, pembeda mana yang
haq dan mana yang bathil, memberikan penjelasan tentang
mana yang halal dan mana yang haram, juga tentang
berbagai hukumhukum Allah SWT.
Dari sekian banyak hikmah yang terkandung di bulan
ramadhan ini, juga disebut bulan taubat penuh ampunan, Allah
SWT mengilhami manusia jalan yang baik dan buruk, tidak
jarang dalam perjalanan hidup seorang manusia terjatuh dan
tergelincir melakukan perbuatan dosa dan kemaksiatan, baik
yang berhubungan langsung dengan Allah SWT seperti
melalaikan sholat, enggan berzakat, demikian juga dosa yang
berhubungan langsung dengan sesama manusia.
Maka dari itu, di bulan yang penuh ampunan ini dengan tekad
kuat meninggalkan dosa dan kebiasaankebiasan buruk,
segera bertaubat secara benar dari segala dosa dan
kesalahan, khilaf yang pernah kita lakukan, Inilah
keistimewaan ramadhan diampuninya segala dosadosa kita
oleh Allah SWT.
Allah SWT Berfirman: “Dan bertaubatlah kamu sekalian
kepada Allah, hai orangorang yang beriman, supaya kamu
beruntung.” (Q.S. AnNur: 31).
Oleh karena itu, janganlah kita biarkan ramadhan tahun ini,
berlalu tanpa mengambil hikmah yang begitu besar dengan
meningkatkan segala amal sholeh kita
http://www.amalkan.com/