(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Tapi jangan salah, keikhlasan kita tersebut ternyata diganjar pahala besar bahkan lebih besar dari yang kita pikirkan.
Rasullulah SAW bersabda;
"Sungguh
aku berjalan bersama seorang saudara (muslim) di dalam sebuah keperluan
lebih aku cintai daripada aku beriktikaf di dalam masjid ku (masjid
Nabawi) ini selama sebulan."
(HR. Ath-Thabarani)
Syaikh Muhammad bin shalih Al-Ustaimin rahimahullah berkata,
"Menunaikan
kebutuhan kaum muslimin lebih penting dari pada iktikaf, karena
manfaatnya lebih menyebar, menfaat ini lebih baik daripada manfaat yang
terbatas (untuk diri sendiri). Kecuali manfaat terbatas tersebut
merupakan perkara yang penting dan wajib dalam Islam (misalnya shalat
wajib)."
Bayangkan,
ganjaran melebihi pahala beriktikaf di Masjid Nabawi sebulan penuh.
Betapa mulianya kita jika ikhlas walau hanya sekedar menemani orang lain
berjalan-jalan.
Maka apalagi ikhlas itu dilakukan kepada istri anda sebagai orang yang paling berhak anda bahagiakan di dunia ini.
Rasullulah SAW bersabda;
"Orang
yang imannya paling sempurna diantara kaum mukminin adalah orang yang
paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah
yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya." (HR At-Thirmidzi)
Maka
duhulukanlah istrimu dari pada teman teman mu. Perhatikan keinginan dan
temaini istri dan anak-anak mu karena sebagaimana mereka adalah paling
berhak mendapatkan kebaikan dari dirimu (suami).
Sekedar pergi menemani istri dan anak-anak berbelanja, jalan jalan dengan rasa bahagia dan ikhlas dilakukan, ganjarannya pahala yang menanti bisa melebihi dari iktikaf di Masjid Nabawi sebulan penuh.