(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Yang pertama, Kita harus memastikan bahwa kita tidak tidur kecuali kita telah menyelesaikan semua pertengkaran kita dengan orang lain.
Sumber: Lampuislam.org
Yang kedua,
Kita harus memastikan bahwa sebelum tidur kita telah memenuhi semua
kewajiban yang merupakan milik Allah s.w.t. Misalnya kita belum shalat
Isya maka kita tidak boleh tidur dulu
Yang ketiga,
Kita tidak boleh tidur sampai kita bertaubat kepada Allah dan meminta
Allah untuk mengampuni dosa-dosa yang mungkin telah dilakukan di masa
lalu.
Yang keempat,
Sebelum tidur kita harus memastikan bahwa kita telah menjelaskan segala
hal yang harus diurusi apabila kita meninggal, entah itu menyangkut
kekayaan kita, keluarga kita, dan sebagainya. Misalnya, apa yang akan
dilakukan sanak famili dengan harta kita kalau kita meninggal, apa
wasiat yang harus mereka lakukan ketika kita meninggal, dan sebagainya.
Dan
banyak dari kita yang menganggap bahwa ini tak masuk akal. Kita
berpikir “Kenapa aku harus merencanakan kematianku sebelum tidur?” Tapi
inilah keseriusan yang dibutuhkan untuk menjalin hubungan dengan Allah
s.w.t.