Kisah Dan cinta Islam

Kamis, 21 Juli 2016

subhanallah.!!! Lewat Mimpi, Ahui Menuju Islam & Kembali Bangkit, kita sebagai umat islam hars bangga.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Lelaki kelahiran Pontianak, 1958 Silam itu saban harinya bekerja sebagai penjual mie ayam di depan Masjid Lautze, Pasar Baru Jakarta. Ia yaitu pria keturunan etnis Tionghoa dengan nama Ahui, yang lalu memeluk Islam pada 2001 silam, juga di masjid itu.





Pria yang saat ini bernama Muhammad Abdul mengakui tidak dahulu tidak pernah terbesit untuk jadi muslim. Ia memang tak pernah peduli dengan agama apa pun. Baginya kehidupan hanya tidur, bangun, makan dan mencari duit sebanyak mungkin. Ia tidak berasumsi sikap pragmatis itu dirubah denggan satu hal yang sifatnya berbeda seratus delapan puluh derajat, yakni mimpi. Ia mengaku jadi muslim lantaran memperoleh tips berupa mimpi.

Sekitaran th. 1997 ia miliki mimpi ada disebuah ruangan besar yang mengadakan pengajian dan ia ada didalamnya. Permulaannya ia menyepelekan, tetapi
kenyataannya
mimpi-mimpi yang berkaitan dengan islam datang berulang-kali.

Lantas th. 1998 ia kembali miliki mimpi permasalahan Islam. Anehnya, tutur Ahui, mimpi sama saja dihadapi sang istri. Terlebih dulu almarhumah istrinya menghadap sang khalik, ia bercerita tentang mimpinya di mana ia ada pada satu pengajian, dan diberi hadian Alquran Namun saat keluar dari tempat pengajian itu, Alquran yang ia pegang jatuh dan terbelah dua.

Selama satu tahun dua bln. Ahui mengaku tidak bisa tidur terlebih dulu adzan subuh bergema. Ditelinganya seperti ada bisikan-bisikan. Selanjutnya ia membulatkan tekad dan menyampaikan syahadat pada 2001.

Setelah jadi muslim, Ahui yang masih tetap penasaran dengan bisikan kemukakan pertanyaan pada pada ulama pembimbingnya. Si pembimbing mengemukakan bila itu yakni suara orang mengaji.

Terlebih dulu masuk Islam, Ahui menerangkan, kehidupannya sekian terpuruk didera kemiskinan. Terutama sepeninggal istrinya. Namun setelah ia jadi muslim kehidupan Ahui berpindah. Ia lebih semangat dan bangkit dari keterpurukan jadi seorang penjual mie ayam di depan Masjid Lautze, hingga sekarang ini.

“Islam berikanlah cahaya terang, membantu saya bangkit, ” tuturnya. Tak ada niatan sedikit juga baginya untuk mundur dari islam. Baginya hidupnya yang paling sempurna yakni ada pada tuntunan agama Islam.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : subhanallah.!!! Lewat Mimpi, Ahui Menuju Islam & Kembali Bangkit, kita sebagai umat islam hars bangga.

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.