(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Selama ini mayoritas umat muslim hanya mengetahui jika pembatal
keIslaman hanya ada satu yaitu perbuatan Syirik.
Padahal, jika dikaji
secara lebih mendalam, sejatinya ada banyak sekali perbuatan manusia
yang dapat mebatalkan keIslaman. Bahkan, beberapa di antaranya ternyata
sering kita lakukan tanpa kita sadari sepenuhnya. Apa sajakah hal – hal
yang bisa menjadi pembatal keIslaman tersebut? Berikut beberapa di
antaranya telah kami rangkumkan untuk Anda :
Perbuatan Syirik
Hal
pertama yang dapat membuat keIslaman seseorang batal adalah melakukan
perbuatan syirik. Syirik merupakan setiap perbuatan manusia yang
mengindikasikan adanya kepercayaan kepada hal – hal selain Allah SWT.
Dalam praktinya sehari – hari ada dua macam syirik yang dapat dilakukan
oleh manusia yaitu syirik besar dan syirik kecil.
Syirik
besar merupakan perbuatan secara terang – terangan yang mengkui adanya
Tuhan selain Allah SWT, sedangkan syirik kecil merupakan perbuatan
syirik yang terlaksana sebagai dampak penggunaan berbagai macam benda
dengan persepsi yang salah seperti penggunaan jimat atau pun cincin
tertentu untuk menangkal sial, dll.
Murtad
Hal
ke dua yang juga membatalkan keIslaman seseorang adalah murtad.
Aktivitas murtad adalah aktivitas pernyataan yang dilakukan oleh seorang
muslim bahwa ia telah tidak lagi mengikuti ajaran Agama Islam. Dalam
praktiknya, aktivitas murtad dapat dibedakan menjadi tiga yaitu Murtad
Qawli (murtad yang dilakukan dengan pernyataan langsng secara lisan)m
Murtad Fi’li (murtad yang dilakukan tanpa pernyataan secara langsung,
namun ia telah melaksanakan berbagai macam amalan perbuatan agama selain
Islam), dan Murtad I’tiqadi (yaitu murtad yang dilakukan hanya dengan
berniat di dalam hati atau pun akidah bahwa ia akan segera meninggalkan
ajaran Islam untuk kemudian memeluk ajaran agama lain di luar Islam).
Meragukan Kekafiran Orang Lain
Sebagai
umat Islam, kita sudah seharusnya meyakini jika satu – satunya agama
yang benar dan juga layak untuk dipeluk adalah ajaran Agama Islam. Agama
di luar ajaran Islam merupakan agama yang salah dan bukan merupakan
Agama yang diridhai oleh Allah SWT. Maka dari itu, sebagai umat Islam
kita harus meyakini bahwa pemeluk agama lain selain agama Islam (yang
telah mengenal atau pun dikenalkan dengan Islam, namun tidak mau memeluk
Islam) merupakan orang yang kafir.
Tidak Menjalankan Hukum yang Telah Ditetapkan Allah
Sebagai
pemeluk ajaran Agama Islam, setiap umat muslim seharusnya mematuhi
semua ajaran dan juga peraturan hukum yang ada di dalam agama Islam
tanpa terkecuali. Umat Islam seharusnya mengedepankan Al-Qur’an dan juga
Al-Hadits sebagai pedoman utama dalam menetapkan hukum, baru kemudian
menggunakan hukum – hukum buatan manusia yang berasal dari berbagai
macam kajian – kajian yang telah dilakukan sebelumnya.
Membenci Sunah Rasul
Ketika
seseorang menyatakan bahwa ia merupakan pemeluk agama Islam, maka
secara terang – terangan ia telah menyatakan bahwa ia mempercayai dan
juga mencintai semua ajaran islam baik yang terkandung di dalam
Al-Qur’an atau pun Al-Hadits yang berisi sunah – sunah rasul tanpa
terkecuali. Oleh karena itu, ketika seseorang membenci sunah Rasul, maka
dapat dipastikan ia telah mengingkari kalimat syahadat dan telah keluar
dari agama Islam.
Itulah
5 hal yang dapat membatalkan keIslaman seseorang. Perlu diketahui,
dalam aktivitas sehari – hari, kita terkadang tanpa sengaja telah
menjalankan salah satu dari 5 hal yang tersebut di atas. Oleh karena
itu, setelah mengetaui informasi ini semoga kita bisa lebih mudah
terhindar dari perbuatan – perbuatan di atas baik yang kita lakukan
dengan sengaja atau pun yang kita lekukan dengan tidak sengaja. Aamiin
ya Rabb..